Home

photo

Judul tulisan kali ini lahir dari kehadiran saya di “Books & E-books writing and Publishing Workshop” di Universitas Atmajaya. Hari ini, Rabu, 22 Februari 2017, seharusnya saya menghadiri acara Kompas Gramedia mengenai digitalisasi pendidikan. Tapi tatkala meminta izin untuk mengajak guru, saya malah ditawari Kepala Sekolah untuk menemani murid ke acara di Unika Atmajaya. Wow, tawaran yang sangat menarik!

Saya tertarik! Pertama, saya ingin lebih tahu prosedur penerbitan e-book agar bisa berbagi dengan anak-anak didik saya. Anak zaman sekarang butuh motivasi untuk menulis. Atau bisa jadi sebenarnya mereka menulis, tapi tak tahu ke mana menyalurkannya.

Kedua, saya juga ingin tahu update proses penulisan e-book. Ketika saya sedang giat-giatnya menulis untuk portal jurnalisme warga, saya sering diajak untuk membuat e-book. Terus terang, saya tidak PD (percaya diri). Saya lebih suka bila ada penyunting yang membantu saya. Lagipula tulisan tentang jurnalisme warga tidak terlalu menarik. Apalagi kalau saya tuliskan dalam bahasa Indonesia, takut terkesan seperti membuat skripsi.

Saya merasa tidak bisa menulis fiksi. Saya lebih senang menulis tentang museum atau tentang jurnalisme warga. Sepertinya, pembaca topik-topik ini tidak banyak bila dibandingkan dengan pembaca fiksi. Jadi, rasanya usaha yang perlu dikeluarkan untuk serius memilah tulisan dan membukukannya tidak akan sebanding dengan hasilnya.

Tapi, fasilitator workshop hari ini; Bapak Mahendra K. Datu dan Bapak Randy Anthony, serius menantang kami peserta workshop untuk menghasilkan buku. Tantangan itu mengobarkan api semangat….to publish, or not to publish!

Langkah pertama untuk memulai adalah menentukan niat. Maukah saya? Kalau memang mau, maka saya perlu mempersiapkan diri untuk menghadapi hambatan-hambatan yang dijelaskan oleh Pak Mahendra tadi. Siapkan diri untuk fokus dan disiplin (endurance), percaya diri bahwa topik yang akan dibuat buku layak untuk diterbitkan (confidence) dan akan memberi manfaat bagi pembacanya (impact). Yang terakhir adalah menentukan prioritas serta membuat perencanaan yang sistematis dan runut.

Hmmm….to publish, or not to publish, if that is the question, I should answer: “It is the time to publish your own book!” Ciayo!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s